Sabtu, 08 April 2017

Resume Materi Psikologi Pendidikan II

Edit Posted by with No comments
Hellooo netizen, ketemu lagi sama postingan saya yang berikutnya…
Kali ini saya akan membahas tentang Tahap Perkembangan Pendidikan khususnya pada anak-anak dan remaja..
Selamat membacaaa J

TAHAP PERKEMBANGAN PENDIDIKAN : ANAK-ANAK DAN REMAJA


Tahap perkembangan manusia dikaitkan dengan pendidikan. Tahap perkembangan pendidikan tiap jenjang pendidikan berbeda-beda yang dikarenakan perbedaan usia sehingga beda pula proses perkembangan yang dimiliki. Jadi, perkembangan yang dimiliki manusia ada bermacam-macam, yaitu sebagai berikut:
·         Perkembangan Kognitif oleh Piaget
·         Perkembangan Moral oleh Kohlberg
·         Perkembangan Psikososial oleh Erikson

I.    Masa Bayi (usia 0-2 tahun)
·         Pertumbuhan fisik dan panca indera cepat
·         Belajar dari perlakuan lingkungan
·         Membentuk attachment behavior dengan figure terdekat

II.Masa Kanak-Kanak Awal / Prasekolah (usia 2-6 tahun)
·         Negativis (membangkang)
·         Masa bermain (cooperative play, associative play, parallel play, unoccupied behavior, onlooker behavior)
·         Masa eksplorasi
·         Masa meniru, melalui televisi, lingkungan, orangtua, dll.
Contoh: tidak mau makan, tidak mau tidur siang, tidak mau berhenti bermain. Dan perilaku ini merupakan sebuah perilaku yang normal.

Ø  Tahap perkembangan kognitif (Piaget) yaitu tahap praoperasional;
Dengan cirri-ciri sebagai berikut:
o   Belajar menggunakan bahasa
o   Cara berfikir egosentris

Ø  Tahap perkembangan moral (Kohlberg) yaitu prakonvensional;
o   Tahap I yaitu usia 2-4 tahun
Yaitu orientasi hukuman, ingin senang, tidak ingin mendapatkan hukuman. Jika dia takut hukuman maka ia patuh agar tidak mendapat hukuman.

o   Tahap II yaitu usia 4-6 tahun
Yaitu orientasi hadiah atau ganjaran, yang mau melakukan sesuatu jika ada hadiah atau reward. Contoh: hadiah berupa benda, pujian, ciuman, dll.

*      RELEVANSI KEPADA METODE PENDIDIKAN
Membiarkan si anak bermain, biarkan anak belajar sambil bermain, mengenal sesuatu, jangan dipaksa untuk belajar (membaca, menghapal, menulis dan menghitung), mulailah dari belajar moral dasar.
Contoh : dalam permainan diajarkan untuk bermain dengan jujur, disiplin, dan sportif.


III. Masa kanak-kanak Akhir
·         Sejak usia 6 tahun sampai matang secara seksual (sekolah dasar)
·         Satu sampai dua tahun terakhir masa prapubertas
·         Pengaruh teman sebaya mulai dominan

Ø  Tahap Kognitif yaitu tahap operasional-konkrit
o   Mampu berfikir logis tentang suatu objek dan kejadian
o   Mampu mengklasifikasikan objek
o   Harus konkrit dan nyata
Ø  Perkembangan moral yaitu tahap konvensional
o   Tahap 3 = ungkapan “good boy/girl”
Senang jika dianggap baik, maka mereka senang dipuji.

o   Tahap 4 = orientasi otoritas
Patuh pada orang yang dia hormati atau ditakuti. Contoh : guru ataupun orangtua.

Ø  Tahap industry vs inferiority oleh Erikson
Anak pada tahap ini jika diejek maka dia akan merasa rendah diri, tidak percaya diri, dan tidak berani menampilkan kebiasaannya. Maka, mereka harus dimotivasi, dipuji, dan menunjukkan kebanggaan atas karyanya dan jangan dicela.


IV. Masa Remaja (pada usia 11 atau 12 hingga 18 atau 24 tahun)
·         Perkembangan fisik: mengarah ke bentuk badan orang dewasa
·         Perkembangan seksual: mulai aktifnya hormon seksual
·         Perkembangan heteroseksual: tertarik pada lawan jenis
·         Perkembangan emosional: emosi tidak stabil, berubah-ubah dan cenderung meledak-ledak.

Ø  Perkembangan Kognitif yaitu operasional formal
o   Mampu berfikir logis mengenai sesuatu yang abstrak
o   Menaruh perhatian tentang masa depan, konsep ideologis
o   Pola pikir egosentris

Ø  Perkembangan identitas diri yaitu tahap identity vs role confusion
o   Mulai timbul pertanyaan “siapa saya?”
o   Cenderung meniru idolanya atau orang yang dikaguminya

Ø  Perkembangan moral : kebanyakan tingkat konvensional namun sebagian sudah post-konvensional
o   Tahap 5 yaitu rientasi kontak sosial
Yaitu sudah mulai bisa memahami kepentingan orang lain dan memberikan kesempatan orang lain untuk mengeksplore diri dan orang lain juga membutuhkan kesempatan untuk mengeksplore diri dan diakui.

o   Tahap 6 yaitu orientasi asal etis
Tahap dimana mereka mulai melakukan sesuatu karena etika.

*      RELEVANSI PADA PENDIDIKAN
ü  Mulai dilatih mengendalikan emosi
ü  Mulai mengajarkan pergaulan yang sehat
ü  Diajarkan cara mengekspresikan diri yang tepat
ü  Diajarkan mana yang baik dan buruk serta apa dampaknya


Daftar Pustaka
Santrock, John W. 2004. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group


Nah, penjelasan tersebut merupakan sekilas tentang tahap perkembangan. Terimakasi sudah membaca dan semoga bermanfaat yaaa J


Lihat juga postingan berikut yaaa
Laporan Observasi





Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar